Sabtu, 20 Februari 2021

Apa Yang dimaksud Dengan Organisasi

Apa yang Dimaksud Dengan Organisasi ?
Pengertian organisasi dapat diartikan sebagai dua atau lebih orang yang berada di dalam satu wadah yang sama dan memiliki satu tujuan. Tujuan tersebut nantinya akan dicapai bersama dengan anggota dari organisasi tersebut melalui kerjasama dari pihak yang bersangkutan. Perlu pula diketahui bahwa di dalam organisasi dapat ditemukan berbagai ilmu.
Ilmu yang dimaksud tersebut adalah ilmu yang tidak bisa didapatkan di tempat umum seperti bangku sekolah. Setiap organisasi juga tentunya memiliki susunan atau struktur yang dimulai dari jabatan seorang ketua organisasi. Kemudian akan diikuti dengan wakil, sekretaris, bendahara, dan berbagai bidang lainnya sesuai dengan kebutuhan dari organisasi tersebut.
Manfaat Dari Organisasi
Setelah mengetahui pengertian organisasi yang dipaparkan di atas, maka selanjutnya ada manfaat dari organisasi tersebut. Karena setiap hal tentu memiliki manfaat yang akan diberikan. Di mana manfaat tersebut pada dasarnya memiliki dampak yang bersifat positif sehingga tidak merugikan. Berikut ini merupakan paparan mengenai manfaat dari organisasi.
1. Meningkatkan Kemampuan Dalam Berkomunikasi
Komunikasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan dengan cara yang sopan apalagi jika berbicara di depan umum. Maka dari itu, selain sopan juga perlu keberanian dalam menyampaikan aspirasi tersebut di depan umum. Karena memang pada dasarnya setiap masuk dalam organisasi tentu harus menyampaikan beberapa pendapat. Dari hal tersebut secara tidak langsung bisa melatih seseorang dalam berkomunikasi.
2. Dapat Mencapai Tujuan
Seperti yang dibahas mengenai pengertian organisasi yang tentunya memiliki tujuan yang akan dicapai. Sehingga manfaat dari organisasi tersebut adalah untuk mencapai tujuan dengan mudah bersama dengan para anggota. Karena setiap tujuan tentunya akan dibagi dengan anggota lainnya. Selain itu, tujuan dari organisasi tersebut juga harus memiliki susunan yang sistematis.
3. Menjadi Motivasi Dalam Membangkitkan Jiwa Pemimpin
Dalam organisasi tentu setiap anggota akan bersaing untuk menjadi seorang ketua atau pemimpin dari organisasi tersebut. Maka dari itu, organisasi bisa memberikan manfaat dalam membangkitkan jiwa pemimpin. Namun untuk menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi harus mementingkan masalah organisasi dibandingkan dengan masalah individu.
4. Mampu Memecahkan Masalah yang Ada
Masalah dalam setiap organisasi memang biasanya terjadi dalam waktu yang tidak ditentukan. Baik masalah tersebut bersifat kecil maupun besar yang disebabkan dari berbagai hal. Seperti disebabkan karena memiliki perbedaan pendapat dari anggota. Maka dari itu, permasalahan yang timbul tersebut harus diselesaikan dengan menunjukkan sikap yang lebih kompleks dan majemuk.
5. Memperluas Wawasan yang Dimiliki
Wawasan merupakan sebuah pengetahuan yang didapatkan dari mana saja dan kapan pun. Salah satunya dengan masuk dalam sebuah organisasi untuk memperluas wawasan tersebut. Di mana wawasan ini di dapatkan dengan mengikuti seminar, diskusi, dan agenda lain yang ada di dalam organisasi. Sehingga hal tersebut bisa memberikan pengetahuan baru untuk memperluas wawasan.
6. Memperluas Pergaulan dan Mengatur Waktu
Dalam organisasi memang terbagi dari beberapa orang yang berasal dari berbagai kalangan yang berbeda. Sehingga hal tersebut menyebabkan setiap anggota organisasi bisa memperluas pergaulan yang ada. Selain itu, bisa juga melatih kedisiplinan dalam mengatur waktu yang dimiliki. Karena memang kegiatan yang dimiliki bukan hanya organisasi saja tetapi memiliki aktivitas lain.
7. Memiliki Rasa Tanggung Jawab Yang Tinggi
Manfaat lainnya adalah setiap anggota organisasi memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Di mana tanggung jawab yang dimaksud adalah bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi amanah. Seperti bertanggung jawab terhadap amanah pada saat menjabat sebagai pemimpin atau ketua dari organisasi. Sehingga seorang pemimpin ini harus melaksanakan hal tersebut dengan baik.
8. Memiliki Mental Yang Kuat Pada Saat Menghadapi Tekanan
Mental yang kuat memang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum masuk atau bergabung dalam sebuah organisasi. Karena memang pada dasarnya ada tekanan yang muncul dari pihak lain untuk bersikap tegas dan tahan banting. Selain itu, anggota organisasi akan digembleng sehingga terbiasa untuk menghadapi tekanan tersebut. Oleh karena itu, kepribadian seseorang akan menjadi lebih percaya diri dan disiplin.

Fungsi yang Didapatkan Dalam Berorganisasi
Selain pengertian organisasi dan manfaat dari organisasi tersebut, ada pula fungsi organisasi yang harus diketahui. Sama halnya dengan manfaat organisasi, fungsi organisasi juga memiliki dampak yang bersifat positif bagi para pelakunya. Berikut ini merupakan paparan mengenai fungsi yang didapatkan dalam berorganisasi.
1. Memberikan Arahan
Dalam memberikan arahan yang dimaksud adalah organisasi bisa mengajarkan seseorang mengenai apa yang baik dan yang buruk. Dalam hal ini organisasi akan memberitahukan mengenai apa yang baik dilakukan dan apa yang buruk sehingga tidak bisa dilakukan. Selain itu, mengenai arahan tersebut adalah dapat juga dilihat dari pembagian kerja yang diberikan untuk setiap anggota.
2. Meningkatkan Skill
Selanjutnya dengan berorganisasi adalah dapat meningkatkan skill yang dimiliki oleh setiap anggota, dimana skill yang dimaksud adalah seperti untuk menjadi seorang pemimpin dan berbicara di depan umum.
Hal tersebut bisa didapatkan ketika masuk dalam sebuah organisasi, karena Anda akan memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki tersebut. Oleh Karena itu, cara berbicara di depan umum tidak gugup.
3. Mendapatkan Pengalaman Baru
Pengalaman yang didapatkan dari organisasi tentu saja tidak bisa didapatkan dari kegiatan lainnya. Karena kegiatan yang dilakukan dalam sebuah organisasi merupakan suatu pelajaran yang sangat berharga. Di mana pengalaman baru yang bisa di dapatkan tersebut seperti membuat laporan dari kegiatan organisasi yang telah dilakukan. Selain itu, bisa pula memiliki pengalaman saat menjadi pemimpin.
4. Mampu Artikulasi dan Agregasi
Dalam fungsi yang satu ini dijadikan sebagai instrumen yang mampu dalam artikulasi dan agregasi sebuah kepentingan umum dan individu. Untuk fungsi yang satu ini bisa didapatkan jika bergabung dengan organisasi yang berbasis internasional. Karena bisa dijadikan sebagai bentuk dari kontak institusionalisme dengan partisipan aktif. Di mana hal yang dimaksud tersebut adalah forum diskusi dan negosiasi.
5. Norma dan Rekrutmen
Fungsi organisasi selanjutnya adalah memberikan kontribusi yang memiliki arti penting untuk berbagai aktivitas yang bersifat normatif. Di mana contoh dari hal tersebut seperti penetapan nilai-nilai tertentu. Selain itu, organisasi juga memiliki fungsi sebagai rekrutmen atau menarik setiap anggota untuk menjadi partisipan.
Kesimpulan
Itulah beberapa informasi mengenai organisasi yang dimulai dari pengertian, manfaat, dan juga fungsi yang akan didapatkan. Sehingga hal tersebut bisa memberikan dampak positif untuk setiap anggota organisasi yang ada. Seperti bisa mengembangkan skill, mendapatkan pengalaman baru, memperluas pergaulan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu budaya organisasi ini juga memiliki peran penting terutama dalam bisnis.
Budaya organisasi yang baik tercipta dari solidnya para anggota hingga menciptakan atmosfir yang baik dan berdampak pada pengembangan karakter bagi para anggotanya.
Jika Anda adalah pemimpin atau pemilik perusahaan, menghadirkan buaya organisasi yang baik adalah suatu keharusan. Hal ini akan sangat berdampak besar bagi kemajuan usaha Anda secara keseluruhan.
Untuk urusan keuangan usaha, gunakanlah sistem pencatatan dan pembukuan yang baik dan sesuai sistem yang berlaku di Indonesia. Dengan proses pembukuan yang benar, tentunya akan menghasilkan laporan keauangan yang benar dan bisa Anda gunakan sebagai dasar perencanaan yang baik bagi usaha Anda.

Organisasi



Organisasi
Dikatakan organisasi jika ada aktifitas/kegiatan yang dikerjakan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dan bukan satu orang.

Pengertian Organisasi
Dikatakan organisasi jika ada aktifitas/kegiatan yang dikerjakan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama dan dilakukan oleh dua orang atau lebih dan bukan satu orang. Karena jika kegiatan itu dilakukan oleh satu orang bukan dikatakan organisasi.

Organisasi  Juga bisa di sebut :
Suatu sistem yang terstruktur yang dapat mengkoordinasikan usaha atau suatu kelompok agar dapat memiliki atau mencapai tujuan yang sama. Baik itu dalam penggunaan sehari-hari maupun dalam penggunaan  ilmiah.

Tujuan Organisasi
Organisasi memang harus ada di dalam kehidupan manusia sebagai instrumen yang dapat mempersatukan manusia dalam proses dinamika dan keteraturan hidup. Dengan lahirnya organisasi Budi Utomo di Indonesia mengakibatkan lahirnya organisasi-organisasi yang lain yang tentu memiliki tujuan dan sasaran yang berbeda.

Organisasi-organisasi tanpa manajemen akan menjadi kacau dan bahkan mungkin gulung tikar. Hal ini terbukti dengan jelas dalam situasi yang tidak normal seperti adanya bencana ketika organisasi sedang tidak teratur maka manajemen sangat dibutuhkan untuk membenahi organisasi agar menjadi lebih baik.

Setiap organisasi memiliki keterbatasan akan sumber daya manusia, uang dan fisik untuk mencapai tujuan organisasi. Keberhasilan mencapai tujuan sebenarnya tergantung pada tujuan yang akan dicapai dengan cara menggunakan sumber daya untuk mencapai tujuan tersebut. Manajemen menentukan keefektifan dan efisiensi ditekankan pada melakukan pekerjaan yang benar.
________________________________________
Ciri – Ciri Organisasi
Ilmu organisasi merupakan ilmu yang penting dimiliki, karena dalam kehidupan kita tidak lepas dari organisasi. Di mulai dari lingkungan yang sederhana dari keluarga, hingga struktur yang rumit seperti organisasi pemerintahan. Adapun ciri-ciri organisasi:

1. Mempunyai tujuan & sasaran
2. Mempunyai keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
3. Adanya kerja sama dari sekelompok orang
4. Mempunyai koordinasi tugas dan wewenang

1. Organisasi harus memiliki tujuan yang jelas
Sebelumnya juga sudah dijelaskan bahwa tujuan yang jelas yang benar-benar urgen bagi setiap organisasi agar terarah apa yang dicita-cita orang-orang yang berada diorganisasi tersebut.
________________________________________
2. Skala Hirarki
Skala Hirarki dapat diartikan sebagai perbandingan kekuasaan disetiap bagian yang ada. Kekuasaan yang terukur, jika jelas berapa banyak bawahan dan jenis pekerjaan apa saja yang menjadi titik tumpu sebuah organisasi. Artinya tidak sama antara kepala sekola dengan pembantu kepala sekolah dalam ukuran hirarki kekuasaan. Yang hanya bisa memerintah bawahan adalah atasan. Itu yang menjadi tolak ukur di manapun organisasi itu berdiri.
________________________________________
3. Kesatuan perintah/komando
Untuk sentralisasi organisasi, kesatuan perintah itu terletak di pucuk pimpinan tertinggi. Jika disekolah, maka kepala sekolahlah yang bisa memerintah seluruh komponen sekolah, tetapi untuk desentralisasi, pembantu kepala sekolah atau guru yang mempunyai peran mengkomandokan bagian kekuasaan.
________________________________________
4. Pelimpahan wewenang
Dalam hal ini, ada dua pelimpahan wewenang, yakni :

1. Secara permanen yang ditandai dengan Surat Keputusan Tetap (SK)
2. Secara sementara yang sifatna dadakan. Contoh kepala sekolah berhalangan menghadiri undangan rapat di Depdiknas tentang UIN, amak yang berhak menggantikan adalah PKS I yang sifatnya sementara.
________________________________________
5. Pertanggung Jawaban
Dalam melakukan tugas, semua bawahan bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas dan hasil kerjanya. Juga bertanggung jawab atas kemajuan organisasi kepada bawahannya. Jadi semua pihak bertanggung jawab pada setiap apa yang dia kerjakan.
________________________________________
6. Pembagian pekerjaan
Pembagian Pekerjaan sangat diperlukan untuk menutupi ketidakmampuan setiap orang untuk mengerjakan semua pekerjaan yang ada dalam organisasi. Perlu adanya spesialisasi pekerjaan yang disuaikan dengan keahlian masing-masing. Kegiatan-kegiatan itu perlu dikelompokkan dan ditentukan agar lebih efektif dalam mencapai tujuan organisasi.
________________________________________
7. Rentang pengendalian
Jenjang atau rentang pengendalian berkaitan dengan jumlah bawahan yang harus dikendalikan seorang atasan. Oleh sebab itu tingkat-tingkat kewenangan yang ada harus dibatasi seminimal mungkin sehingga tidak semua merasa menjadi atasan.
________________________________________
8. Fungsional
Bahwa seorang dalam organisasi secara fungsional harus jelas tugas dan wewenang nya, kegiatannya, hubungan kerjanya, serta tanggung jawabnya dalam pencapaian tujuan organisasi.
________________________________________
9. Pemisahan
Prinsip pemisahan ini berkaitan dengan beban tugas individu yang tidak dapat dibebankan tanggung jawabnya kepada orang lain. Kecuali ada hal-hal tertentu diluar kuasa manusia, misal sakit.
________________________________________
10. Keseimbangan
Prinsip ini berhubungan dengan keseimbangan antara struktur organisasi yang efektif dengan tujuan organisasi. Keseimbangan antara beban tugas, imbalan, waktu bekerja dan hasil pekerjaan.
________________________________________
11. Flexibelitas
Suatu pertumbuhan dan perkembangan organisasi tergantung pada dinamika kelompok. Keseimbangan penugasan dengan imbalan perlu diperhatikan dengan baik dalam memenuhi tujuan organisasi.
________________________________________
12. Kepemimpinan
Kepemimpinan sangat berarti bagi sebuah organisasi. Semua aktivitas dijalankan oleh pemimpin. Pemimpin juga bertanggung jawab atas kemajuan dan kemunduran organisasi. Seluruh fungsi-fungsi manajemen akan dikendalikan sepenuhnya oleh pemimpin. Oleh karena itu, kepemimpinan dianggap sebagai inti dari organisasi ataupun manajemen.
________________________________________
Manfaat Organisasi
Mengikuti atau menjadi bagian dari sebuah organisasi mempunyai dampak sangat besar untuk kehidupan, karena dalam sebuah organisasi bisa di ibaratkan sebagai masyarakat dalam lingkup kecil.
Selalu ada masalah yang perlu dipecahkan bersama, sikap saling menjaga dan bertanggungjawab terhadap keutuhan anggota atau pun mempertahankan sebuah kelompok, memberikan gambaran sebuah perjuangan panjang, dan ini akan sangat membantu ketika dalam penyelesaian masalah atau memberikan masukan kepada masyarakat dalam lingkup luas.

Rabu, 17 Februari 2021

PERBEDAAN PECINTA ALAM DENGAN PENGGIAT ALAM


Salam Lestari... 

Banyak orang yang mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang pecinta alam. Hal itu dibuktikan lewat beberapa kegiatan yang dilakukannya, seperti melakukan penjelajahan ke dalam hutan, mendaki gunung, atau pun berkemah di alam terbuka. Namun, sobat Kpa Bias jangan salah, selain pecinta alam, ada pula penggiat alam. Keduanya sama-sama bisa disingkat menjadi PA.

Perbedaan Antara Pecinta Alam dan Penggiat Alam

Seorang pecinta alam bisa juga merupakan penggiat alam. Namun, hal tersebut tidak berlaku sebaliknya. Alasannya, karena seorang penggiat alam memiliki kecenderungan untuk aktif melakukan beragam kegiatan di alam terbuka. Sementara itu, seorang yang mengaku mencintai alam, lebih memilih kegiatan yang memperlihatkan rasa cintanya terhadap lingkungan.

Berikut ciri-ciri pecinta alam yang dapat diidentifikasikan berdasarkan filosofinya.

Ciri-Ciri Pecinta Alam Sejati

Seorang pecinta alam memiliki kode etik pecinta alam dalam beragam aktivitas, tidak hanya ketika berada di alam terbuka, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kode etik tersebut adalah:

1. Tidak Mengambil Apapun Kecuali Gambar
Setiap kegiatan yang mereka lakukan di alam, dilakukan sepenuhnya untuk menikmati karunia Tuhan Yang Maha Esa. Mereka tidak akan mengambil benda-benda apa pun dari alam, misalnya seperti bunga edelweiss atau tanaman lain dari gunung. Sebaliknya, foto merupakan satu-satunya benda yang diambil dalam setiap petualangan.

2. Tidak Meninggalkan Apapun Kecuali Jejak Kaki
Dalam setiap kegiatannya, seorang yang termasuk dalam PA ini juga tidak meninggalkan barang-barang yang bisa menimbulkan efek buruk bagi lingkungan. Hal yang paling mencolok adalah, mereka selalu berusaha untuk membawa sampah saat turun dari aktivitas pendakian gunung. Satu-satunya hal yang mereka tinggalkan adalah jejak kaki.

3. Tidak Membunuh Apapun Kecuali Waktu
Para pecinta alam juga tidak melakukan pembunuhan apa pun selama melakukan kegiatan di alam terbuka. Hal ini dilakukan sebagai wujud untuk menjaga kelestarian serta keseimbangan ekosistem alam. Sebaliknya, selama di alam, aktivitas yang mereka lakukan adalah menikmati suasana lestari sepuas-puasnya. Mereka tidak akan menyibukkan diri dengan gawai atau aktivitas mencari sinyal selama aktivitas pendakian.

Beberapa Hal Menarik Tentang Karakteristik Penggiat Alam

Secara filosofi, tiga ciri tersebut menjadi identitas utama yang dimiliki oleh seorang pecinta alam. Hal ini sangat kontras dengan seorang penggiat alam yang lebih mengedepankan aktivitas petualangan yang mereka lakukan. Bahkan, tak jarang, seorang penggiat alam tidak mengindahkan kode etik yang dimiliki oleh pecinta alam.

Bahkan, dalam praktiknya, banyak yang menyebut seorang penggiat alam sebagai PA gadungan. Alih-alih menunjukkan perilaku yang benar-benar mencintai lingkungan, mereka malah melakukan beragam tindakan yang merusak lingkungan. Fenomena seperti ini pun kerap bermunculan seiring dengan anggapan betapa kerennya menjadi seorang pecinta alam.

Mereka memang membekali diri dengan beragam kemampuan yang diperlukan untuk bisa melakukan petualangan di alam terbuka. Mereka juga memiliki mental yang berani dalam menempuh jalur yang terlihat berbahaya. Hanya saja, hal itu tidak dibarengi dengan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.

Penggiat alam itu malah sering membuang sampah sembarangan selama aktivitas pendakian. Tak jarang penggiat alam buang air kecil dan air besar secara sembarangan di sungai atau bahkan di puncak gunung. Untuk menghangatkan diri selama berkemah, penggiat alam juga kerap membuat api unggun tanpa mengindahkan dampaknya dengan melakukannya di tengah hutan.

Memang benar bahwa tidak semua penggiat alam demikian, ada pula beberapa sosok dari penggiat alam yang memiliki jiwa tanggung sama seperti pecinta alam. Namun jika dikelompokkan secara garis besar, apa yang diuraikan di atas memang telah menjadi gambarannya.

Apa pun jawabannya, lakukanlah petualangan dengan penuh rasa tanggung jawab dan pemaknaan.

Apa Yang dimaksud Dengan Organisasi

Apa yang Dimaksud Dengan Organisasi ? Pengertian organisasi dapat diartikan sebagai dua atau lebih orang yang berada di dalam satu wadah yan...